a noise maker's tale

Ada batas yang sumir antara kenangan dan harapan, dan musik bisa membawa kita kepada dua hal tsb. 

Video ini adalah iklan mobil Mitsubishi, yang beredar dan saya lihat di televisi Australia pada tahun 2001. Berdurasi 1 menit, iklan ini mengetengahkan deretan varian mobil Mitsubishi, dengan lagu You Get What You Give dari New Radicals. 

Pertama kali saya mengalihkan pandangan dari layar komputer ke pesawat televisi karena iklan ini, adalah ketika nada pertama intro lagu ini begitu catchy, chordnya juga.. kemudian para talent di TV-ad ini digambarkan sedang mengikuti lagu ini di mobil yang mereka kendarai,  baik sedan, SUV dsb. Iklan ini begitu mengunci di benak saya sekian lama, sehingga begitu mengetahui lagu siapa yg dipakai, hal pertama teringat adalah iklan ini. Belakangan saya cari lagi dengan bantuan YouTube, dan ketemu lagi. Rasa kangen menyeruak kepada kota Sydney yg begitu ramah, begitu sejuk dan begitu bersih lingkungannya. Lagu ini telah membangkitkan kenangan indah selama tinggal disana 199-2001. Saya kira itulah keajaiban musik, bisa membuatmu terpukau seketika hanya dengan penggalan kecil melodi atau chord, … 

Membaca New Radicals ini ternyata mereka adalah kelompok band yang cuma mampu bertahan selama 2 tahun saja, dengan 2 single hits, diantaranya You Get What You Give ini. Lyricnya diantaranya berbunyi:

But when the night is falling 
and you cannot find the light 
If you feel your dream is dying 
Hold tight 
You’ve got the music in you 
Don’t let go 
You’ve got the music in you 
One dance left 
This world is gonna pull through 
Don’t give up 
You’ve got a reason to live 
Can’t forget you only get what you give

Sebagai pecinta musik saya sebenarnya lebih menyukai musik instrumental, karena dengan demikian eksplorasi dan interpretasi makna akan lebih luas ketimbang dibatasi oleh lyric. Akan tetapi lagu-lagu berlirik pun biasanya memiliki kontekstual dengan peristiwa yang kita alami, baik yang berhubungan dengan seseorang atau waktu. Seperti lagu The Beatles yang bisa ditelaah secara konteks jaman pada saat itu, juga relevansinya pada masa kini. Lyric lagu diatas pun demikian adanya. 

Judul You Get What You Give sendiri, sedang menyadarkan saya bahwa apa yang hendak kamu capai, sebenarnya adalah sesuatu yang juga kamu berikan. Kita sering dengar istilah ‘take and give’ atau The Beatles bilang ‘the love you make is equal to the love you take’ … 

Saat ini, sesuatu hal menyangkut diri, orang lain, perasaan, cita-cita, harapan, semua sedang saya rasakan. Ditengah galaunya pikiran ini, lantas kemudian menjadi tersadar untuk sesuatu yang harus dilakukan, diatasi dan ditanggulangi segera ketika mendengar penggalan lyric ini:

'if you feel your dream is dying, hold tight. You've got the music in you, don't let go. Don't give up, you've got to reason to live'.

OK so this is what I’m gonna do. I’m sorting all this out. Hehe galau nih ceritanya, yoi bro… Lagu ini yang tadinya saya cari karena kangen suasana suasana Sydney pada saat itu, berubah jadi satu yang menyadarkan bahwa dunia ini nggak melulu mikir ke belakang aja. Kalau kata CHASEIRO:

Kurasa tiada lagi harapan
Bila waktu terbuang
Hanya dengan bernostalgi
Karena kenangan pada Sydney itu muncul saat mendengar lagu ini, maka muncul harapan bahwa suatu saat nanti bisa kembali ke sana lagi…. And I guess I owe it a big one to New Radicals. 

Pengajian Smandel-87 yg terbuka bagi setiap angkatan selalu berakhir dengan foto2 karena masih narsis sebenernya ;)Pengajian Smandel-87 yg terbuka bagi setiap angkatan selalu berakhir dengan foto2 karena masih narsis sebenernya ;)Pengajian Smandel-87 yg terbuka bagi setiap angkatan selalu berakhir dengan foto2 karena masih narsis sebenernya ;)Pengajian Smandel-87 yg terbuka bagi setiap angkatan selalu berakhir dengan foto2 karena masih narsis sebenernya ;)Pengajian Smandel-87 yg terbuka bagi setiap angkatan selalu berakhir dengan foto2 karena masih narsis sebenernya ;)Pengajian Smandel-87 yg terbuka bagi setiap angkatan selalu berakhir dengan foto2 karena masih narsis sebenernya ;)Pengajian Smandel-87 yg terbuka bagi setiap angkatan selalu berakhir dengan foto2 karena masih narsis sebenernya ;)

Pengajian Smandel-87 yg terbuka bagi setiap angkatan selalu berakhir dengan foto2 karena masih narsis sebenernya ;)


Pengajian Smandel 87 ke #59
Nggak tertutup bagi angk. 87 saja tapi terbuka lintas angkatan. Sekalian reuni bersama teman-teman lama, yg ternyata kisah hidupnya lebih seru daripada yg gue alamin hahaha 
Setelah kelar pengajian ya makan2 dan foto2 tentunyaPengajian Smandel 87 ke #59
Nggak tertutup bagi angk. 87 saja tapi terbuka lintas angkatan. Sekalian reuni bersama teman-teman lama, yg ternyata kisah hidupnya lebih seru daripada yg gue alamin hahaha 
Setelah kelar pengajian ya makan2 dan foto2 tentunyaPengajian Smandel 87 ke #59
Nggak tertutup bagi angk. 87 saja tapi terbuka lintas angkatan. Sekalian reuni bersama teman-teman lama, yg ternyata kisah hidupnya lebih seru daripada yg gue alamin hahaha 
Setelah kelar pengajian ya makan2 dan foto2 tentunyaPengajian Smandel 87 ke #59
Nggak tertutup bagi angk. 87 saja tapi terbuka lintas angkatan. Sekalian reuni bersama teman-teman lama, yg ternyata kisah hidupnya lebih seru daripada yg gue alamin hahaha 
Setelah kelar pengajian ya makan2 dan foto2 tentunyaPengajian Smandel 87 ke #59
Nggak tertutup bagi angk. 87 saja tapi terbuka lintas angkatan. Sekalian reuni bersama teman-teman lama, yg ternyata kisah hidupnya lebih seru daripada yg gue alamin hahaha 
Setelah kelar pengajian ya makan2 dan foto2 tentunyaPengajian Smandel 87 ke #59
Nggak tertutup bagi angk. 87 saja tapi terbuka lintas angkatan. Sekalian reuni bersama teman-teman lama, yg ternyata kisah hidupnya lebih seru daripada yg gue alamin hahaha 
Setelah kelar pengajian ya makan2 dan foto2 tentunyaPengajian Smandel 87 ke #59
Nggak tertutup bagi angk. 87 saja tapi terbuka lintas angkatan. Sekalian reuni bersama teman-teman lama, yg ternyata kisah hidupnya lebih seru daripada yg gue alamin hahaha 
Setelah kelar pengajian ya makan2 dan foto2 tentunya

Pengajian Smandel 87 ke #59
Nggak tertutup bagi angk. 87 saja tapi terbuka lintas angkatan. Sekalian reuni bersama teman-teman lama, yg ternyata kisah hidupnya lebih seru daripada yg gue alamin hahaha
Setelah kelar pengajian ya makan2 dan foto2 tentunya